Friday, October 5, 2012


Tadi semasa EP blog walking..EP ada terjumpa satu artikel yang sangat menarik di blog Ipoh Malay bertajuk "Ongkos Punya Mobil di Malaysia Paling Murah se-ASEAN"..Artikel terbitan sebuah media kewangan dari negara jiran itu memaparkan kos sebenar untuk memiliki sebuah kereta di negara-negara Asean...

Sebelum ini Rafizi pernah berkata harga kereta di Malaysia jahu lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara lain..Kalau betul la semahal yang gembar-gemburkan oleh Rafizi, Dah tentu semakin hari semakin kurang kereta yang didaftarkan di Malayisa...Ye la..orang Malaysia dah tak mampu nak beli kereta sebab mahal sangat...Tapi ini tidak...Semakin hari semakin teruk kesesakan lalu lintas di Malaysia..

Artikel dibawah ini sudah cukup untuk membuktikan yang Rafizi ni tak layak jadi Menteri Kewangan Ke-2 seperti dalam kabinet bayangan Anwar....Jom kita baca artikel yang memalukan Rafizi dan Anwar ini....


Ongkos Punya Mobil di Malaysia Paling Murah se-ASEAN
Herdaru Purnomo - detikfinance
Jumat, 05/10/2012 11:31 WIB

Jakarta - Total biaya yang dikeluarkan untuk memiliki sebuah kendaraan di Malaysia ternyata paling murah dibandingkan dengan negara-negara lain di ASEAN. Kementerian Perdagangan Internasional dan Perindustrian Malaysia memaparkan total biaya kepemilikan kendaraan ini termasuk ongkos pembelian, bensin, asuransi, sampai pajak.

Untuk harga bensin yang disetarakan dengan memakai Ron 95 atau setara dengan Pertamax Plus, di Malaysia hanya sekitar RM 1,90 per liter atau Rp 5.890 per liter sangat rendah ketika dibandingkan dengan di Thailand yang mencapai Rp 11.780 per liter dan di Indonesia yang sekitar Rp 10.400 per liter. Sedangkan di Singapura cukup tinggi dimana mencapai Rp 15.810 per liternya. 

Dari sisi pajak tahunan kendaraan terlihat negara Malaysia juga yang paling rendah biayanya. Dimana per tahunnya rata-rata pajak mobilnya berkisar Rp 1.233.800 dan untuk asuransinya mencapai Rp 9.400.000 per tahunnya.

Pajak kendaraan tahunan di Singapura tercatat yang paling tinggi, di mana mencapai Rp 8,5 juta dan asuransinya mencapai Rp 24,6 juta. Jika dibandingkan dengan Indonesia sendiri, pajak tahunan kendaraan rata-rata bisa mencapai Rp 5,6 juta dan asuransinya mencapai Rp 14,2 juta. 

Bagaimana dengan Thailand? Masyarakat yang memiliki kendaraan seperti mobil di negara ini harus merogoh koceknya Rp 1,4 juta untuk pajak kendaraannya dan Rp 20 juta untuk asuransi.

"Hasil analisis ini terungkap dari data kepemilikan mobil yang paling banyak dipakai di ASEAN seperti Honda City, Toyota Vios, Honda Civic, Toyota Altis, Honda Accord dan Toyota Camry," terang laporan tersebut yang dilansir dariThe Star, Jumat (5/10/2012).

Sebut saja, orang yang memiliki sebuah Honda City di Malaysia termasuk perhitungan bahan bakarnya mencapai Rp 392 juta. Sedangkan di Thailand harus merogoh kocek Rp 458 juta dan di Indonesia sendiri harus menyiapkan dana hingga Rp 492 juta.

1 comments:

KELISA DURI said...

Itulah kejayaan pembangkang kita menipu rakyat Malaysia,

Post a Comment

PENAFIAN

Hasil tulisan atau gambar yang dipaparkan di dalam blog ini merupakan pandangan peribadi penulis sebagai rakyat Malaysia dan tidak mewakili mana mana pihak. Penulis tidak akan bertanggungjawab atas kerugian disebabkan bahan bahan yang disiarkan di dalam blog ini. Terima kasih.